BAB I
PENDAHULUAN
A. LatarBelakang
Imam Ibnul Qayyim berkata, "Akhlak yang tercela adalah bermula dari
kesombongan dan rendah diri. Dari kesombongan muncul sikap bangga, sok tinggi,
hebat, ujub, hasad, keras kepala, zhalim, gila pangkat, kedudukan dan jabatan,
senang dipuji padahal tidak berbuat sesuatu dan sebagainya. Ibnul Qayyim juga
mengatakan bahwa sebagaimana akhlak terpuji, akhlak tercela juga memiliki akar
di mana satuan-satuannya dapat dikelompokkan. Jika akar perilaku manusia ada
dalam pikiran dan jiwanya, maka akar penyakit akhlak juga akan selalu ada
disana. Salah satu akhlak tercela (mazmumah) yang merupakan penyakit hati yaitu
ghibah dan takabbur.
Dalam makalah ini
pemakalah mencoba memaparkan pentingnya menjaga lidah dari bahaya membicarakan
orang lain baik sepengetahuannya atau pun tidak diketahui olehnya, dan
menjelaskan pentingnya menjaga hati dari sikap takabbur. Semoga makalah ini
bermanfaat bagi pembaca.
B. Permasalahan
Ada
beberapa hal yang akan menjadi kajian dalam tulisan ini, antara lain:
-
Pengertian ghibah dan takabbur
-
Landasan Al-Qur’an dan Hadits
mengenai ghibah dan takabbur
-
Contoh perilaku ghibah dan takabbur
-
Akibat perbuatan ghibah dan takabbur
-
Cara menghindari ghibah dan takabbur
C.
Tujuan
Makalah ini bertujuan untuk:
-
Memenuhi tugas mata kuliah Akhlaq
-
Mengetahui akhlaq mazmumah yaitu ghibah dan
takabbur
-
Mengetahui dampak ghibah dan takabbur