Tampilkan postingan dengan label motivasi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label motivasi. Tampilkan semua postingan

Kamis, 02 Januari 2014

Tentang RahasiaNya

Beribu kau temui pribadi yang beragam
Dari biasa sampai mampu membuatmu terpesona
Perangai anggun nan sahaja menjadi pemikat hatimu
Serasa bergetar kala nama itu kau dengar

Seketika sesuatu tak berwujud berbisik padamu, “inikah jodohku?”
Dan anganpun mulai merasuk perlahan
Membentuk satu kata yang kau sebut “harapan”
Berbagai kebetulan kau rangkai seakan dianggap sebagai sebuah petunjuk

Tanpa kau libatkan Dia, semua itu mustahil
Meski kau kukuh pertahankan pendapatmu, berlari menjauh, dan tak menoleh kearahnya
Jika Dia berkata “ini untukmu”, tak akan sanggup kau menolak

Itulah rahasia, benar-benar misterius
Bahkan tak mampu untuk kau intip bagaimana rupanya
Sungguh tiada daya untuk yang satu ini
Meski telah terpatri keyakinan dalam qalbu
Kau tak berhak mengambil HakNya

Terimalah sebagai tanda cinta dariNya
Meski berbentuk air mata, suka, goresan kelam, ataupun senyuman
Rendahkanlah dirimu dihadapanNya
Karena yang Dia beri, adalah terbaik dari yang baik

Dia, sang Pemilik rahasia itu, Allah…
Jangan pernah kau ambil hakNya, sekali-kali jangan
Tiada apapun untuk melampaui ketentuanNya
Serahkanlah seluruh sendi kehidupanmu pada KuasaNya
Maka akan kau dapat sebuah rahasia yang amat indah, in syaa' Allah

Minggu, 18 Agustus 2013

Berserah Diri

Saat engkau benar-benar berada pada kepasrahan total kepada Robbmu, menyerahkan seluruh urusan-urusanmu padaNya, maka saat itulah semua yang terjadi padamu adalah skenario terbaik untukmu..

Mungkin kalimat itu terkesan mudah untuk diucapkan, namun sulit untuk benar-benar diamalkan. Mengapa? Terkadang, engkau sebagai manusia merasa bahwa hidupmu, engkaulah yang mengatur. Memang itu tidak sepenuhnya salah, engkau memiliki hak dan keharusan untuk merencanakan dan merubah nasib kita sendiri. Engkau juga terkadang menganggap harta yang dimiliki saat ini, atau orang-orang yang berada disekelilingmu saat ini begitu berharga sehingga kita merasa telah memilikinya. Sehingga ketika semua itu hilang darimu, maka kedukaan mendalam pasti terjadi padamu. Paling tidak engkau mengeluh atas duka yang engkau rasakan. Bukankah itu berarti kau belum benar-benar menyerahkan seluruh hidupmu padaNya?

Berserah bukan berarti kau kongkow-kongkow saja untuk menjalani hidupmu, tak berusaha melakukan yang terbaik yang bisa kau lakukan. Tetapi selalu perbuat yang terbaik yang engkau bisa, untuk dirimu, untuk oranglain, untuk siapapun. Namun ketika yang terjadi justru hal yang tidak engkau inginkan, atau saat engkau diuji dengan hal yang tidak engkau sukai dan tidak engkau harapkan. Saat ketika engkau sudah merasa melakukan semaksimal mungkin, tapi nyatanya yang muncul adalah kecewa, maka saat itulah kau berusaha untuk berserah diri pada Tuhanmu. Tidak mudah memang. . .

Tak usah berkecil hati, kawan.. Hidup ini adalah sebuah proses, proses akan berhenti disaat kita mati. Memasrahkan semua pada Tuhan adalah proses yang terus berjalan seiring banyak hal yang akan kau alami dalam hidup ini. Entah itu kebahagiaan, ataupun kesedihan, belajarlah untuk berserah diri padaNya. Ingatlah satu hal, bahwa Dia yang sepenuhnya mengatur hidupmu, menulis jalan ceritanya untuk tiap hambaNya. Takdir baik dan buruk sudah tertulis untuk engkau, jauh sebelum engkau terlahir di dunia ini. Cukup ikuti alur ceritanya dengan sebaik- baiknya, berusaha memainkan peran dengan penuh kesungguhan. Ketika ditengah-tengah perjalanan hidupmu, kau mendapatkan kekecewaan atas hasil akhirnya, maka BERSERAHlah padaNya.

Yakinlah bahwa, "Apa yang terbaik menurutmu, belum tentu terbaik menurutNya, namun apa yang terbaik menurutNya, PASTI itu juga yang terbaik untukmu."

BERTAWAKKAL.. SABAR.. dan IKHLAS ^^

*langitsenja

Kamis, 25 Juli 2013

Ayo Berjilbab...

Bismillaahirrohmaanirrohiim

Kata orang, berjilbab itu susah ya? Ada yang bilang "Ah iman aku kan belum baik, jadi nanti dulu deh pakai jilbabnya". Ada juga yang bilang "Aku belum siap pakai jilbab, wong sholatku aja belum baik". Terlebih ada juga yang berpendapat, "Aku takut nggak bisa dapat pekerjaan kalau aku berjilbab."

waaaah rupanya banyak ya alasan yang bisa kita jadikan untuk menunda mengenakan jilbab? teman-teman, memang sih kalu difikir sejenak rasanya kita belum pantas mengenakan jilbab, dengan seribu alasannya.. Tapi coba deh kita menelisik apa sih sebenarnya manfaat jilbab itu? kok orang lain enak-enak saja memakai jilbab, kalau mereka bisa menunaikan kewajiban ini, kenapa kita tidak? ya kan?


^Pencarian Cinta^

Cinta mencari makna dibalik kata.. Selama ini Cinta terus berpetualang mencari kebenaran makna dari namanya.”Cinta”. Ya. Satu kata. Hanya satu kata. Tapi Cinta bingung akan arti dari kata itu, mengapa namanya “cinta”? Apa sesungguhnya keunikan dari namanya itu? Mengapa Cinta selalu merasa senang bila teman-temannya memanggil namanya dengan “cinta”. Apa artinya cinta?

Selasa, 23 Juli 2013

Ya Maulana-Opick

Maulana Ya Maulanaa Yaa Sami' Du'anaa
Birahmatika Yaa Rabbi La Taqtho' Rojanaa

Maulana Maulanaa Yaa Sami' Du'anaa
Birahmatika Yaa Rabbi La Taqtho' Rojanaa
Maulana Maulanaa Yaa Sami' Du'anaa
Birahmatika Yaa Rabbi La Taqtho' Rojanaa

Kamis, 20 Oktober 2011

menyimpan cinta

Memendam perasaan itu butuh kekuatan dan hati yang ikhlas..

Butuh jiwa besar yang mau mengorbankan untuk tidak menuruti hawa nafsu untuk mengatakan perasaan pada orang yang dicintai..

Butuh sosok yang tidak lemah,, karena untuk menahan godaan syaiton yang amat dahsyat..

Butuh keyakinan yang kuat untuk bisa menyimpan rapat-rapat perasaannya,,

Butuh kesabaran yang tidak sedikit,, agar mampu menunggu saatnya tiba untuk mengungkapkannya..

Butuh kebesaran hati untuk menerima apapun ketetapanNya..

Butuh support dari dalam diri dan dorongan dari luar untuk mampu menahan segala hal yang menyebabkan keinginan untuk mengungkapkan rasa yang kita miliki..

*langitsenja
Design by Abdul Munir Visit Original Post Islamic2 Template