Jumat, 07 Februari 2014
Siapakah Selain Engkau?
Minggu, 18 Agustus 2013
Berserah Diri
Berserah bukan berarti kau kongkow-kongkow saja untuk menjalani hidupmu, tak berusaha melakukan yang terbaik yang bisa kau lakukan. Tetapi selalu perbuat yang terbaik yang engkau bisa, untuk dirimu, untuk oranglain, untuk siapapun. Namun ketika yang terjadi justru hal yang tidak engkau inginkan, atau saat engkau diuji dengan hal yang tidak engkau sukai dan tidak engkau harapkan. Saat ketika engkau sudah merasa melakukan semaksimal mungkin, tapi nyatanya yang muncul adalah kecewa, maka saat itulah kau berusaha untuk berserah diri pada Tuhanmu. Tidak mudah memang. . .
Tak usah berkecil hati, kawan.. Hidup ini adalah sebuah proses, proses akan berhenti disaat kita mati. Memasrahkan semua pada Tuhan adalah proses yang terus berjalan seiring banyak hal yang akan kau alami dalam hidup ini. Entah itu kebahagiaan, ataupun kesedihan, belajarlah untuk berserah diri padaNya. Ingatlah satu hal, bahwa Dia yang sepenuhnya mengatur hidupmu, menulis jalan ceritanya untuk tiap hambaNya. Takdir baik dan buruk sudah tertulis untuk engkau, jauh sebelum engkau terlahir di dunia ini. Cukup ikuti alur ceritanya dengan sebaik- baiknya, berusaha memainkan peran dengan penuh kesungguhan. Ketika ditengah-tengah perjalanan hidupmu, kau mendapatkan kekecewaan atas hasil akhirnya, maka BERSERAHlah padaNya.
Yakinlah bahwa, "Apa yang terbaik menurutmu, belum tentu terbaik menurutNya, namun apa yang terbaik menurutNya, PASTI itu juga yang terbaik untukmu."
BERTAWAKKAL.. SABAR.. dan IKHLAS ^^
*langitsenja
Kamis, 25 Juli 2013
Ayo Berjilbab...
Kata orang, berjilbab itu susah ya? Ada yang bilang "Ah iman aku kan belum baik, jadi nanti dulu deh pakai jilbabnya". Ada juga yang bilang "Aku belum siap pakai jilbab, wong sholatku aja belum baik". Terlebih ada juga yang berpendapat, "Aku takut nggak bisa dapat pekerjaan kalau aku berjilbab."
waaaah rupanya banyak ya alasan yang bisa kita jadikan untuk menunda mengenakan jilbab? teman-teman, memang sih kalu difikir sejenak rasanya kita belum pantas mengenakan jilbab, dengan seribu alasannya.. Tapi coba deh kita menelisik apa sih sebenarnya manfaat jilbab itu? kok orang lain enak-enak saja memakai jilbab, kalau mereka bisa menunaikan kewajiban ini, kenapa kita tidak? ya kan?
Life is Wonderful Journey
Kamis, 08 April 2010
tenyata...
hmm....ternyata yang selama ini menabrakku,ia juga tak lebih baik dariku.lihatlah, statusmu di situs jejaring sosial yang lebih banyak berisi tentang luapan hati. yang terluka karena seseorang tak menepati janjinya padamu.yang berisi kesedihanmu, mencoba bangkit, mencari perhatian dari orang sekelilingmu, agar mereka iba padamu, dan....hmm...aku tersenyum sinis ketika membaca semua itu, aku mengucap dalam hati "ternyata kau seperti ini, dahulu sibuk menyayat orang lain, tapi kini kau yang tersayat sendiri"
ya Alloh,diamku ternyata bermanfaat. aku simpan semua dalam hati, tak ku luapkan semua emosiku. kini Kau tunjukkan yang sebenarnya. bahwa manusia tidak ada yang sempurna. pandai mengingatkan orang lain namun tak mampu mengingatkan diri sendiri
Minggu, 29 November 2009
hanya Dia
disaat diri ini merasa dibutuhkan,disaat itulah diri ini terasingkan
disaat diri ini merasa terasingkan,mereka tak menganggap apa-apa
disaat diri ini benar-benar menyatu dengan mereka,disaat itu mereka membuat diri ini terpisah jauh
disaat diri ini ingin mendekat, namun saat itulah perkataan mereka membuat diri ini enggan untuk mendekat
disaat diri ini sedang butuh nasehat,namun mengapa goresan yang mereka berikan?
disaat diri ini ingin mengurai senyum,disaat itu pula senyum itu tertahan
disaat diri ini sedang berjalan perlahan menuju kebenaran,namun saat itulah dituntut untuk berlari kencang dan langsung capai finish
disaat diri ini butuh rengkuhan hangat,namun justru panas yang terasa
disaat diri ini ingin genggaman tangan sahabat,namun perlahan genggaman itu terlepas
disaat diri ini ingin berbagi kebahagiaan,namun tak satupun orang yang bisa diajak untuk berbagi
disaat diri ini ingin menanyakan berbagai hal,namun mereka membuat diri ini enggan untuk berkata apapun
memang benar..tak ada yang sempurna kecuali Alloh,Robb semesta alam..
Dia yang mencukupi segala kebutuhan hambaNya..mengerti isi hati hambaNya..tahu akan yang terbaik untuk hambaNya..
Sabtu, 24 Oktober 2009
penyakit yang menimpa perempuan tidak berjilbab
Islam mengajarkan cara berpakaian yang sesuai dengan fitrah manusia, maka itulah pakaian yang terbaik.
Minggu, 11 Oktober 2009
mengapa ada sesal?
merenungi yang telah terjadi
membenamkan diri dalam lautan tanya
mengebet kembali lembaran lalu
menyingkap tirai keluluhan
memperhatikan satu persatu lika-liku cerita
memindahkan memori pada kisah singkat itu
mengapa terlahir sesal?
Kamis, 08 Oktober 2009
ketenangan bersamaNya

hanya bersama pena
membantu menggoreskan rangkaian kata
ditemani kegelisahan
aliran air mata pengampunan
di rumahNya amat sunyi
Dia memanggilku begitu halus
membawaku dalam kepasrahan sempurna
meleburkan kebekuan hati
merobohkan tembok keangkuhan
panggilanNya membuat wajahku tertunduk
melemaskan seluruh sendi
memejamkan mata dalam penghambaan
uluran tanganNya
seakan membawaku mendekatiNya
hanya ada aku dan Dia disini
kami berduaan merajut cinta
yang sudah lama tak terpatri
dalam penyatuan seorang hamba dan Robbnya
cinta dua kekasih yang kadang terputus
lalu bersemi indah kembali
hujan kerinduan yang begitu deras
mengaliri wajah hina ini
membasahi bibir yang sedang menyebut AsmaMu
kemudian jatuh membentuk bulatan besar
menetes pada kain putih ini
tak ada saat yang indah
kala dua kekasih yang sedang dilanda cinta
Dia memberi ketenangan jiwa,
ku memujiNya dengan romansa kata cinta
Dia mengahapus derai air mata ini,
ku merasakan dekapanNya
ku bersujud memuja Kekasihku ini
memeluk surat cintaNya
membacanya dengan penuh kesyahduan
saat ini begitu indah
tak mau beranjak dari tempatku
menghadapkan wajah, hati, dan fikiranku
ke singgasana besarNya
bercumbu dengan butiran kalimat tasbih
mesra karena takbir yang terlontar
Alloh . . .
Robbku . . .
Kekasihku . . .
tetapkan hati ini untuk selalu mencintaiMu
tetapkan diri ini untuk mencintai orang-orang yang mencintaiMu
Ya Rohiim . . .
tak ada kata yang ingin ku sampaikan padaMu
kecuali . . .
"ku ingin mencintaiMu selalu, hingga saatnya kita berjumpa nanti"
Rabu, 30 September 2009
indahnya ukhuwah ini
ambisi, ego, nafsu, dendam...
cita-cita, hati, hamasah, cinta...
semua menyatu...
kadang menghalalkan segala cara...
banyak luka terukir,
dendam...
Selasa, 29 September 2009
malam ini...
tapi ya Robb, ku tak mampu memungkiri luka batin ini,,ku tak sanggup membendung air yang jatuh dari pelupuk mataku..betapa hati ini bergejolak..merasakan penghianatan itu..bagaikan terhunus pedang,,yang semula di berikan untuk senjata da'wah kami.. entah,mungkin aku yang terlalu lemah dan rapu,,sampai seperti ini..tapi inilah yang ku rasakan..mengapa itu harus terjadi??? Robb,,,turunkan hujan maaf untuk kami.. izinkan kami saling mengasihi karena Engkau.. alirkan lautan ampunanMu pada kami.. kami yakin,Kau lebih tahu dari apa yang kami tahu.. Kau lebih tahu dari apa yang kami mau..
sungguh,ku tak mampu menahan kesedihan ini....
apa yang sudah ku perbuat tadi?? begitu kelihatan bahwa ku berbeda dengannya.. sampai ada yang menyadari itu..
semoga kami mampu mengarungi perjalanan da'wah ini.. baik kami bersama-sama,,ataukah kami harus berpisah dan berjalan masing-masing..
apapun keadaannya nanti, hanya satu yang ku ingin...
kami tetap bisa melanjutkan jalan juang ini!!!
Minggu, 27 September 2009
Luka Seorang Adik
Kala semua kembali dipertanyakan
Bathin sedikit tergores
Namun itu cukup dalam
Kala jalinan ukhuwah mulai rapuh
disitulah kebesaran hati menentukan
Kembalikan pada Sang Pemilik Kerajaan
Dia yang tahu apa yang sesungguhnya terjadi
Kini ku rasa lengang dan canggung
Untuk kembali menyambungnya
Agar senyum itu kembali tercipta
Namun hati tak mampu memungkiri lukanya
Dia hanya manusia biasa
yang bisa merasakan bagaimana dibohongi
Sungguh mata itu cerminan hati
Bisa meneteskan air kesedihan mendalam
Tak dibayangkan sebelumnya
Seorang kakak melukai adiknya
ya..kehilangan satu adik dari sekian banyak adik
Tak berarti apa-apa bagimu
ya Robb, sejukkan hatinya
beri kedamaian untuk kami semua
ikatlah ukhuwah itu kembali erat
agar dapat bertahan di da'wahMu
Selasa, 22 September 2009
kondisi ummat Islam saat ini
Keadaan muslimin sekarang ini memanglah hina dan beradadi bawah kekuasaan musuh-musuh Islam. Muslim sebagai umat yang baik dan mulia ternyata tidak lagi nampak kemuliaannya di tengah manusia lain. Bahkan nampak semakin terjerumus sebagai hasil keadaan jahiliyah yang semakin merajalela saat ini. Secara umum kondisi kaum muslimin hari ini mempunyai kelemahan-kelemahan di antaranya adalah “Akidah, tarbiyah, tsaqofah, dakwah, pengorganisasian/tanzim, dan akhlak.
Keadaan ini terjadi di sebagian besar negara Islam. Bukti yang nyata adalah banyaknya negara Islam di bawah kekuasaan musuh-musuh Islam. Sebagian muslim tersebut nampak tidak mengamalkan ibadah wajib seperti shalat, berpakaian muslimah, zakat dan berpuasa. Keadaan demikian harus diperbaiki dengan menyediakan dakwah harakiyah yang integral dan bersifat rabbaniyah, minhajiyah, marhaliyah dan ulawiyah serta sesuai dengan realitas dan seimbang.
- DO’FUL MUSLIMIN (KELEMAHAN KAUM MUSLIMIN)
- Aqidatan (Aqidah)
- Tarbiyatan (Pendidikan)
- Tsaqafiyatan (Pengetahuan)
- Dakwatan (Dakwah)
- Tandhiman (Struktur)
- Akhlaqan (Akhlak)
A.AQIDATAN (Aqidah)
Berbagai kelemahan muslim yang utama dan prinsip pada saat ini adalah kelemahan aqidah di kalangan kaum muslimin. Aqidah pada sebagian besar kaum muslim telah dicampuri dengan berbagai kepercayaan yang merusak aqidah yang sebenarnya. Kepercayaan kepada nenek moyang dengan mengamalkan kepercayaan tradisi jahiliyah yang diwarnai oleh animisme dan dinamisme, sebagian lagi kepercayaan ini dipengaruhi oleh agama Hindu. Aqidah Islam juga dicemari oleh faham tarekat yang salah dan kepercayaan Syiah yang bertentangan dengan aqidah ahlus sunnah wal jamaah. Aqidah yang dibawa oleh umat Islam tidak juga tertanam secara baik di dada kaum muslimin. Mereka mencampuri dengan kepercayaan kebendaan, keduniaaan dan sebagainya yang menjauhkan aqidahnya darii Allah SWT.
B. TARBIYATAN (Pendidikan)
Tarbiyah Islamiyah di kalangan muslimin sangatlah sedikit. Secara formal yang dilaksanakan oleh sekolah-sekolah negeri atau swasta sangatlah terbatas hanya beberapa jam saja diajarkan di kelas. Sedangkan sekolah Islam tidak begitu banyak. Keadaan ini masih sangat kurang apabila dibandingkan dengan keperluan saat ini. Sekolah Islampun tidak semuanya dapat menyajikan Islam dan tarbiyah yang baik sehingga dapat merubah pribadi pelajar dan gurunya. Pelaksanaan tarbiyah secara informal belum lagi banyak dilaksanakan secara berkesan. Majlis Taklim misalnya, sebagai tarbiyah yang bersifat informal. Dalam pelaksanaannya Majlis Taklim lebih kepada majelis illmu yang memberikan keperluan akal tetapi kurang kepada memenuhi keperluan qolbu dan biasanya kurang begitu membentuk kepribadian.
C. TSAQAFIYATAN (Pengetahuan)
Tsaqafiyatan Islamiyah di kalangan muslim juga kurang beriringan dengan efektivitas peranan tarbiyah dan sekolah-sekolah yang diselenggarakan oleh umat Islam. Tsaqofah ini berkaitan dengan ilmu pengetahuan dan wawasan yang bersifat Islam atau umum. Kemampuan ii belum banyak dimiliki oleh kaum muslim. Sebagian menguasai tsaqofah Islam tetapi dalam masalah umum kurang menguasainya (misalnya politik, ekonomi, kemasyarakatan) begitupun sebaliknya kurang ditemui muslim yang mempunyai penguasaan di bidang umum dan memiliki kemampuan tsaqofah Islamiyah. Muslim yang mempunyai ilmu dan tsaqofah demikian tidaklah banyak, dan masih kurang dibandingkan dengan jumlah muslim serta keperluan yang ada. Sebagian muslim yang mempunyai tsaqofah in kurang sesuai dangan pemahaman aqidah Islamiyah, kurang merujuk kepada minhaj yang utama yaitu Al Qur’an dan Sunnah. Sebagian merujuk kepada nilai Barat yang bertentangan dengan Islam, termasuk tsaqofah yang disuburkan oleh kepercayaaan jahiliyah seperti ashobiyah, nasionalisme, sekuler, kapitalisme dan komunisme.
D. DAKWATAN (Dakwah)
Dakwah Islampun nampaknya terkena penyakit dan keadaan sekarang seperti kata pepatah hidup enggan matipun tak mau. Kondisi dakwah yang berjalan perlu dipertanyakan lag tujuan yang hendak dicapai dan cara mencapai tujuan tersebut. Hasil dakwah sekarang ini belum lag dapat dibanggakan bahkan keadaaan sekarang ini menunjukkan dakwah tidak berjalan karena tidak nampak bertambahnya pengikut atau pengikut yang ada pun semakin berkurang. Dakwah Islam tidak berkesan karena sebagian sudah hilang tujuan sebenarnya yang sudah dipengaruhi oleh berbagai pendekatan yang kurang Islami. Dakwah kurang berkesan karena menjadikan dakwah sebagai organisasi kelompok atau kumpulan elite ataupun perkumpulan yang tidak berdasarkan kepada nilai-nilai Islam. Dakwah yang tidak berjalan adalah satu masalah sendiri, sementara yang sedang berjalanpun perlu dilihat bagaimana keadaan yang sebenarnya, adakah sesuai dengan minhaj atau tidak. Mereka yang tidak berdakwah juga merupakan masalah besar karena mereka dijadikan sebagai mangsa yang sangat empuk dimakan oleh pihak musuh.
E. TANDHIMAN (Struktur)
Tanzim atau organisasi yang dikendalikan oleh Islam perlu dipertanyakan sejauh manakha mereka mengamalkan Islam di dalam tanzimnya. Tanzim dapat dibagi kepada tanzim berupa jamaah yang komitmet pesertanya melalui baiah dan organisasi Islam yang terbuka dengan menjalankan beberapa keperluan dan aktivitas Islam secara terbuka, atau organisasi Islam yang berwarna perkumpulan, kelompok, NGO dan yang lainnya. Bagaimanapun tanzim ini perlu dilihat kondisinya karena keadaaannya tak jauh berbeda dengan keadaan umat Islam yang sedang sakit. Apabila pengendali sedang sakit maka ada kemungkinan yang dibawakan akan sakit.
F. AKHLAQAN (Akhlak)
Akhlak sebagai cermim nuslim sudah dicemari oleh berbagai akhlak jahiliyah yang dilandasi oleh budaya dan gaya hidup masyarakat jahiliyah. Banyak ditemui muslim yang secara statusnya masih sebagai muslim tetapi tidak mencerminkan lagi akhlak Islam yang susah dibedakan dengan mereka yang bukan muslim. Akhlak remaja sangat kentara menampakkan wujud yang salah. Akhlak muslim tidak mewarnai diri muslim secara keseluruhan. Keadaan demikian tidaklah mustahil mengingat ghazwul fikri yang sangat kuat dan hizbusyaitan yang menguasai dunia saat ini.
- AL ISLAH (Perbaikan)
Dengan mewujudkan dakwah harkiah syaamilah (pergerakan dakwah yang sempurna) maka perbaikan akan dapat dicapai tanpa wujudnya pergerakan dakwah maka tidak muncul sedikitpun perubahan di kalangan umat. Masalah umat akan tetap menjadi masalah, hal ini telah dibuktikan dengan tidak wujudnya pergerakan dakwah maka umat akan terlena dengan tipu daya pihak kafir. Realitas yang ada sekarang ini memerlukan suatu harkah inkaz (pergerakan penyelamatan) untuk merubah keadaan umat Islam menjadi lebih baik dan terlepas dari segala penyakit yang membawa kita kepada kematian. Dakwah dan harakah yang mempunyai harapan kejayaan mesti mempunyai beberapa prasyarat yang harus dipenuhi diantaranya adalah rabbaniyah, minhajiyah, marhaliyah dan ulawiyah serta sesuai dengan realiti dan seimbang.
- AD DAKWAH AL HARAKIYAH ASSYAMILAH (Pergerakan Dakwah Yang Menyeluruh)
- Ar Rabaniyah (Rabani)
- Ar Manhajiyah (Konsepsional)
- Ar Marhaliyah (Tahapan)
- Ar Awlawiyat (Prioritas)
- Al Waqiiyah (Realitas)
- Al Mutawazinat (Seimbang)
A. Ar Rabaniyah (Rabani)
Rabbaniyah di dalam Al Qur’an mempunyai ciri pribadi yang senantiasa mengjarkan Islam dan juga mempelajari nilai Islam. Selain itu ciri rabbani adalah mereka yang tidak merasa duka cita, hina dan lemah didalam menjalankan dakwah Islam. Harakah dan dakwah Islam yang rabbani wajib mempunyai anggota dan sistem yang demikian. Anggotanya tidak diam begitu saja tetapi ia begetak dan senantiasa berdakwah. Dalam menjalankan dakwahnya mereka tidak putus asa tetapi berkelanjutan dan selalu berjalan dengna komitmen yang kuat dan kukuh.
B. Al Manhajiyah (Konsepsional)
Dakwah Islam mesti mengikuti minhaj yang benar dengan kesadaran yang jelas dan bersih. Minhaj dengan basirah ii tentunya merujuk kepada Al Qur’an dan Sunnah serta merujuk kepada sirah anabawiyah. Kemudian dari panduan ini kita mempertimbangkan keadaan lokal seperti situasi, kondisi, keadaan, peristiwa dan sikap yang muncul sehingga muncul fiqhud dakwah yang dapat dijalankan di tempat tertentu. Minhaj yang jelas akan membawa kepada jalan yang jelas dan juga akan membawa kita kepada tujuan yang benar sehingga Allah meridhainya.
C. Al Marhaliyah (Tahapan)
Dakwah dan harakiyah mesti mengikuti marhalah sesuai dengan marhalah (tahap) kesediaan, penerimaan, pengetahuan, kemampuan dan penguasaan aktivis harakah tersebut. Dengan marhalah in maka dakwah dapat berjalan dengan baik dan berpengaruh. Anggota yang membawa dakwah akan mengalami ketenangan dan kebahagiaan tanpa paksaan dan sesuai dengan kemampuan atau marhalah yang ada pada dirinya. Marhalah ini diperlukan di dalam dakwah dan harakah karena Nabi SAW mengamalkan dan menyebrkan dakwah emngikuti dan memperhatikan marhalah ini. Misalnya dakwah pada marhalah tabligh yang mengajak kepada manusia secara umum, kemudian diteruskan kepada dakwah secara taklim dengan suasana pengjaran, kemudaian ditruskan dengan dakwah marhalah takwin yang lebih kepada latiahan dan pembentukan, kemudaian ditingkatkan kepada marhalah tanzim dan tanfiz.
D. Al Awlawiyat (Prioritas)\
Dakwah dan harakah jgua memperhatikan keutamaan dari kerja-kerja yang akan dilakukan. Perlu memfokus kepada suatu isu dan aktivitas yang dapat memberikan sumbangan kepada umat Islam sehingga dakwah dapat tampil di tengah masyarakat dengan kehdiran yang dinanti-nantikan. Misalnya keutamaan tarbiyah adalah suatu keutamaan bagi dakwah dan harakah karena tanpa tarbiyah tidak akan dapat meneruskan dakwah. Tarbiyah akan menciptakan kader dan generasi penerus dakwah itu sendiri. Keutamaan lainnya adalah melihat isu kontemporer dan mencari jalan keluar yang dapat mengembangkan pengaruh di tengah masyarakat misalnya kerja dakwah dalam mengatasi kemiskinan, pengangguran, pengobatan, dan pendidikan yang membawa ke arah kesuksesan.
E. AL Waqiiyah (Realitas)
Dakwah yang sesuai dengan realitas ini merupakan sunnah dan minhaj dakwah Islamiyah. Dakwah mesti membumi di tempat mana ia berpijak, jangan melangit sehingga tidak dapat diamalkan di dalam kehidupan sehari-hari mad’u. Keadaan yang mempertimbangkan realitas ini secara berkesan dicontohkan oleh Nabi dalam berdakwah di Mekah ataupun di Madinah. Jahiliyah di masa itu yang sangat kuat memungkinkan untuk menghancurkan Islam secara cepat tetapi dakwah Nabi secara bertahap dan pasti yang memulainya dengan rahasia dan kemudian dengan cepat mempersiapkan keadaan di Madinah. Dakwah secara non kontroversial adalah pendekatan yang dibawa oleh Nabi sebagi pendekatan hasil observsinya atas realitas yang ada di masyarakat saat itu. Banyak lagi contoh lainnya yang dapat dijadikan pelajaran oleh umat Islam saat ini.
F. Al Mutawazinat (Seimbang)
Dakwah yang seimbang bermaksud dakwah yang memperhatikan semua keperluan al akh dan Islam secara keseluruhan dan memenuhinya dengan seimbang. Aktivis dakwah juga menghendaki keperluan pribadi dan keluarganya agar terpenuhi sehingga dakwah perlu memberikan peluang kepada aktivis dakawah untuk memelihara dan menjaga keperluannnya. Pelajar memerlukan waktu belajar dan mesti emndapatkan nilai yang tinggi, ia pun perlu bertemu dengan orangtua di kampung halaman. Keperluan di dalam menjalankan dakwah seperti keperluan ruhiyah, aqliyah, dan amaliyah. Keseimbangan ini sesuai dengan prinsip keseimbangan yang Allah terapkan kepada makhlukNya. Dengan seimbang ini maka setiap aktivis merasakan senang dan bahagia.
Dalil
- Q.S 3:79. Hendaklah kamu menjadi rabbani yang kamu mengajarkan kitab dan kamu membacanya.
- Q.S 3:146. Berapa banyaknya Nabi yang berperang bersama orang rabbani. Mereka itu tidak pengecut, karena bahaya yang menimpa mereke pada jalan Allah dan tiada lemah dan tiada pula tunduk dan Allah mengasihi orang-orang yang sabar.
- Q.S 12:108. Katakanlah:” Inilah jalan (agama)ku, aku dan orang-orang yang mengikutiku mengajak (kamu) kepada Allah dengan hujjah yang nyata, Maha Suci Allah dan aku tidak termasuk orang-orang yang musyrik.
Ringkasan.
- Kondisi kaum muslimin hari ini dilihat dari kelemahan-kelemahan kaum muslimin yaitu aqidah, tarbiyah, tsaqofah, dakwah, pengorganisasian dan akhlak.
- Hal ini harus diperbaiki dengan dakwah harakiyah yang integral yang bersifat rabbaniyah, minhajiyah, marhaliyah dan ulawiyah.
- Sesuai dengan realitas dan seimbang.
(Di sadur H. Ahmad Saikhudin dari berbagai sumber)
Jumat, 15 Mei 2009
sungguh,, itu bukan mauku . . .
Fitnah Wanita
keistimewaan wanita
2. Wanita yang solehah ( baik ) itu lebih baik daripada 1000 lelaki yang soleh.
3. Barang siapa yang menggembirakan anak perempuannya, derajatnya seperti orang yang senantiasa menangis Karena takut Allah SWT dan orang yang takut Allah SWT akan diharamkan api neraka keatas tubuhnya.
4. Barang siapa yang membawa hadiah ( barang, makanan dari pasar kerumah ) lalu diberikan kepada keluarganya, maka pahalanya seperti bersedakah. Hendaklah mendahulukan anak perempuan daripada anak lelaki. Maka barang siapa yang menyukai akan anak perempuan seolah-olah dia memerdekakan anak Nabi Ismail A.S
5. Wanita yang tinggal bersama anak-anaknya, akan tinggal bersama aku ( Rasulullah SAW ) di dalam surga.
6. Barang siapa yang mempunyai tiga anak perempuan atau tiga Saudara perempuan atau dua Saudara perempuan , lalu dia bersikap ihsan dalam pergaulan dengan mereka dengan penuh rasa takwa serta bertanggung jawab, maka baginya adalah surga.
7. Dari Aisyah r.a. "Barang siapa yang diuji dengan sesuatu dari anak-anak perempuannya lalu dia berbuat baik kepada mereka , maka mereka akan menjadi penghalang baginya api neraka."
8. Surga itu di bawah telapak kaki ibu.
9. Apabila memanggilmu dua orang ibu bapamu maka jawablah panggilan ibumu dahulu.
10. Wanita yang taat berkhidmat kepada suaminya akan tertutup pintu-pintu neraka dan terbuka pintu-pintu surga . Masuklah dari manapun pintu yang dia kehendaki dengan tidak dihisab.
11. Wanita yang taat pada suaminya, semua ikan-ikan di laut, burung di udara, malaikat di langit, matahari dan bulan, semuanya beristigfar baginya selama dia taat kepada suaminya dan rekannya ( serta menjaga sembahyang dan puasanya ).
12. Aisyah r.a. berkata " aku bertanya pada rasulullah SAW, siapakah yang lebih besar haknya terhadap wanita? Jawab baginda "suaminya". Siapa pula berhak terhadap lelaki?" jawab Rasulullah SAW "Ibunya"
13. Perempuan apabila sembahyang lima waktu, puasa di bulan Ramadhan, memelihara kehormatannya serta taat pada suaminya, masuklah dia dari pintu surga mana saja yang dia kehendaki
14. Tiap perempuan yang menolong suaminya dalam urusan agama, maka Allah SWT memasukkan dia kedalam surga lebih dahulu daripada suaminya ( 10.000 tahun )
15. Apabila seorang perempuan mengandung janin dalam rahimnya, maka beristigfarlah para malaikat untuknya. Allah SWT mencatatkan baginya setiap hari dengan 1000 kebaikan dan menghapuskan darinya 1000 kejahatan.
16. Apabila seorang perempuan mulai sakit hendak bersalin, maka Allah SWT mencatatkan baginya pahala orang yang berjihad pada jalan Allah SWT
17. Apabila seorang perempuan melahirkan anak, keluarlah ia dari dosa-dosa seperti keadaan ibunya melahirkan
18. Apabila telah lahir ( anak ) lalu disusui, maka bagi ibu itu setiap satu tegukan dari susunya diberi satu kebajikan
19. Apabila semalaman ( ibu ) tidak tidur dan memelihara anaknya yang sakit, maka Allah SWT memberinya pahala seperti memerdekakan 70 orang hamba dengan ikhlas untuk membela agama Allah SWT
Sabtu, 04 April 2009
jawaban di tengah malam
derai tangis mengisi sendu dalam ruangan mungil penuh cinta, meminta diberi kesejukan hati dari sang Maha Pemberi. Mata tertuju pada sajadah pengharapan.
satu demi satu tetes air mata tumpah, diiringi rasa sepi yang mendalam. mengapa harus terjadi lagi???!!!
selalu mencoba mencari dimana letak keindahan sesungguhnya. terus menerawang dalam dunia tersendiri,
"jangan rapuh, cinta..."
"siapa yang rapuh?tak ada"
"kau!!!"